Supported by Blogaul
Tampilkan postingan dengan label Trick dan Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trick dan Tips. Tampilkan semua postingan

27 Februari 2014

Cara Cepat Cari Jodoh di dunia maya dengan aman

Setipe.com. apakah anda mengenal situs ini...?

Soal jodoh memang titak bisa main-main, Tentunya semua ingin mendapatkan jodoh yang baik dan dapat dipertahankan selamanya.

Memang trend saat ini banyak orang yang mencari dan dapat jodoh dari dunia maya dan jejaring sosial seperti facebook. Twiter. BBM bahkan dari no telpn nyasar.

Alasan karena orang mencari jodoh melalui dunia maya kemungkinan adalah kesibukan masing-masing mulai dari bekerja dalam kota,luar kota bahkan ke luar negri yang membuat orang itu sendiri yang sulit untuk memahami karakter orang baru disekitarnya dan alasan karena sibuk dengan pekerjaan yang hanya sedikit mempunyai waktu luang untuk bersosialisasi.

Hal diatas merupakan hal yang lumrah untuk orang yang hidup di kota-kota besar, tapi adanya situs jejaring sosial sangat membantu mereka untuk mencari jodoh.

Cara tepat mendapatkan jodoh yang ideal adalah dengan kita dapat memahami karakter calon pasangan, apabila kita mendapatkan pasangan di dunia maya tentu agak sulit memahami karakter calon pasangan. Hal ini lah yang membuat dua orang pria Razil Thalib & Kevin Aluwi juga dibantu oleh Psikolog klinis pingkan C.B Rumandor untuk menciptakan situs setipe.com, ini merupakan situs perjodohan yang aman dan efektif melalui dunia maya saat ini.

Gimana tidak aman...? Dengan kita register untuk menjadi calon anggota ke setipe.com kita akan dicecar sekitar lebih dari 120 pertanyaan untuk ferifikasi. Hal ini dilakukan untuk memeberikan info yang falid tentang calon anggota yang ingin mencari jodoh didunia maya. Bukan itu saja, admin setipe.com akan mencarikan pasangan yang kemungkinan cocok.

Mudah bukan, jadi buat anda yang pengen cari jodoh dengan aman dan mudah silahkan di coba.

Read more »

19 Februari 2014

Cara dan Tips Motret atau mengambil foto pada malam hari

Meotret pada malam hari memang menjadi keasyikan tersendiri bagi anda yang menggeluti dunia fotografi. Memang perlu keahlian tersendiri dalam melakukan pemotretan malam hari. Kondisi cahaya yang minim tentu harus di barengi keterampilan setting kamera seperti pada ISO, Speed, dan Diafraghma yang pas untuk mengatur kombinasi tersebut.

Untuk kombinasi spesifikasi kamera terbaru memang sudah lumayan canggih sengan ISO antara 50-56000 sedangkan kamera keluaran terdahulu hanya memakai ISO 100-1600 saja, inilah yang membuat kamera keluaran terbaru dapat menghasilkan gambar yang luar biasa.

Motret pada malam hari dengan benda bergerak tentu yang di butuhkan sangat penting adalah ISO yang tinggi antara ISO 800, 1600 dan seterusnya dengan catatan ISO jangan terlalu maksimal karena akan menimbulkan Noice yang berlebihan. sedangkan apabila anda motret dengan lowspeed yang harus dipersiapkan adalah tripod...berikut sedikit tips untuk motret pada malam hari :
  1. Pilih Waktu yang Tepat Untuk mendapatkan gambar yang dramatis, lakukan pemotretan pada saat matahari terbenam sebelum suasana benar-benar menjadi gelap. Hal ini akan membuat Anda mendapatkan warna langit yang spektakuler seperti biru, merah, oranye, atau ungu. Lampu jalan dan lampu gedung juga akan menambahkan efek memukau pada foto.
  2. Gunakan Tripod. Tripod amat diperlukan dalam fotografi malam hari akibat kondisi pencahayaan yang minim. Pada cahaya minim sensor kamera memerlukan waktu paparan lebih lama saat mengambil gambar. Tripod akan menjamin kamera tetap stabil sehingga gambar yang dihasilkan tetap tajam dan tidak blur. 
  3. Mengatur ISO Pengaturan ISO mempengaruhi sensitivitas sensor kamera terhadap cahaya. Semakin besar nomor ISO maka semakin snsitif sensor kamera terhadap cahaya. ISO tinggi diperlukan dalam fotografi malam hari. Pilih ISO tertinggi yang dipunyai kamera Anda asal noise yang muncul masih dalam ambang batas yang bisa ditoleransi. Sebagai informasi, semakin tinggi ISO maka kemungkinan munculnya noise atau bintik-bintik putih pada foto juga akan semakin besar. Pemilihan ISO yang tepat akan membuat hasil jepretan Anda tetap bagus dengan noise yang minimal. 
  4. Lakukan Teknik ‘Bracketing’  Meskipun Anda telah memahami teknik fotografi, tetap sulit untuk mendapatkan hasil foto yang bagus hanya dengan sekali jepret. Intensitas cahaya yang berubah-ubah (mis: seiring tenggelamnya matahari) akan menjadi tantangan besar saat Anda hendak menentukan eksposur yang tepat. Kendala ini bisa dipecahkan antara lain dengan menerapkan teknik bracketing. Jepret obyek fotografi Anda sesuai dengan yang disarankan oleh lightmeter kamera. Setelah itu, ambil gambar lagi dengan lightmeter yang dinaikkan dan diturunkan satu atau dua tingkat. Kamera SLR tertentu telah ada yang memiki fitur bracketing otomatis sehingga Anda tidak perlu melakukannya secara manual.

Read more »

17 Februari 2014

Apa Itu Bracketing dan cara menggunakan Brackating Pada Kamera Nikon & Canon

Kemungkinan anda belum pernah mendengar apa itu Brackating. Untuk Lebih Jelas lebih baik anda memahami istilah-istilah fotografi disini. Berikut penjelasan Brackating dan Cara setting Brackating pada Nikon dan Canon.

Bracketing atau resminya Auto Exposure Bracketing adalah teknik pemotretan untuk mengantisipasi situasi pencahayaan yang cukup rumit. Secara teknis kamera akan mengambil eksposure yang pas menurut dia dan mengambil beberapa eksposure tambahan yang over-exposed (lebih terang) dan under-exposed (lebih gelap). Dengan mengambil beberapa eksposure sekaligus, maka kemungkinan kita memperoleh foto yang pas eksposure-nya makin besar.

Jika kita sedang memotret peristiwa penting (wedding misalnya) dalam kondisi pencahayaan yang rumit, gunakan bracketing untuk mengurangi resiko kita kehilangan foto penting dengan eksposure yang pas. Begitu juga saat akan memotret HDR, gunakan bracketing untuk menghasilkan foto dengan obyek sama namun memiliki eksposure yang berbeda-beda, sehingga nantinya bisa dikombinasi untuk menghasilkan foto HDR.
Dengan kamera DSLR, kita bisa menentukan seberapa jauh variasi eksposure: mulai dari per 1/3 stop sampai per-2 stop, serta berapa jumlah total foto dalam sekali bracketing (dari 3 foto sampai 6 foto), tergantung masing-masing kamera. Bagaimana cara settingnya? payahnya adalah setiap produsen kamera memiliki cara tersendiri, jadi disini kita akan ambil dua merk utama; canon dan nikon, pemilik merk lain mohon cek ke manual masing-masing. Cara Setting Bracketing Di Kamera DSLR Nikon
Kalau anda menggunakan Nikon D3/D4/D3S/D7000 dan sejenis, langkahnya adalah:
  1. Cari tombol bracketing (BKT) disamping kiri diatas lensa (lihat foto) 
  2. Sudah ketemu tombolnya? Ok, sekarang sambil memencet tombol BKT, putar command dial (roda putar di bagian belakang atas sebelah kanan kamera) sampai layar atas menunjukkan 3 F (berarti 3 eksposure – atau 3 foto sekali bracketing)
  1. Jika anda menggunakan mode pemotretan Single Frame, anda harus memencet tombol shutter 3 kali untuk setiap eksposure. Jika anda dalam mode Continous, caranya adalah tekan lalu tahan tombol shutter maka kamera akan mengambil 3 eksposure sekaligus. 
  2. Untuk Nikon lainnya (D300/D300S/D700), carilah tombol Fn dibagian bawah sebelah kanan lensa, putar main command dial belakang untuk menentukan jumlah frame dan command dial depan untuk menentukan rentang eksposure. 
Cara Setting Bracketing Untuk Kamera Canon
Disini saya ambil contoh untuk kamera Canon EOS 60D/50D/7D:
  1. Masuk ke menu, lalu Shooting 2, lihat entry pertama: Expo. Comp./AEB. 
  2. Pilih menu tersebut. 
  3. Putar Main Dial (roda putar dibagian kanan atas) untuk memilih rentang bracketing. 
  4. Tekan tombol SET

Read more »

18 Juni 2013

Cara Membersihkan Jamur di Lensa DSLR (Cuci lensa yang berjamurjamur)

Lensa DSLR merupakan kebutuhan oleh para fotografer untuk mengabadikan disetiap moment, karena lensa sangat berperan penting untuk hasil maksimal. Memang lensa DSLR tidak murah bahkan harganya bisa jauh dari harga body, Namun harga lensa tidak akan pernah turun terlampau jauh beda hal nya dengan Body kamera DSLR, Jadi merawat peralatan fotografi anda perlu dilakukan secara maksimal. (Baca tips merawat kamera dan lensa DSLR disini)

Untuk yang mempunyai masalah jamur pada lensa berikut ini adalah Tutorial pendek bagaimana kita bisa mengoprek lensa DSLR kita secara ringan dan membersihkan Jamur yang menempel pada lensa.

 Berikut Langkahnya.

  1. Yang anda butuhkan adalah Pembersih lensa Blower, Cairan Pembersih dan kain lembut atau tisu lensa. Lihat gambar di atas dan jangan lupa siapkan obeng kecil untuk melepaskan lensa.
  2. Kenali lensa yang bisa dilepas adalah lensa yang mempunyai tanda pada angka no.1 pada gambar di bawah ini kemidian anda masukan obeng kecil dan masukan pada lubang tersebut kemudian putar berlawanan dengan putaran jarum jam..lihat no.2 pada gambar di bawah.



Setelah terlepas anda bisa memberikan cairan pembersih lensa anti jamur dan sapu dengan kain halus atau tisu lensa. Kemudian keringkan dan pasang kembali.

Berikut Tips dari saya cara membersihkan jamur pada lensa DSLR...

Read more »

28 Mei 2013

Cara Beli barang Online Murah berkualitas

Tips bagaimana cara membeli barang dengan harga murah dan berkualitas.

Maraknya penipuan online sering membuat kita selalu takut untuk membeli barang secara online. Singkat cerita saya ingin memberikan tips bagaimana anda bisa mendapatkan harga murah Barang dengan kualitas bagus.

Berikut tips dari saya :
  1. Anda Nangkring di situs jual beli online seperti tokobagus.com, Berniaga.com, bukalapak.com atau situs jual beli online lainnya yang ada di Indonesia
  2. di web situs jual beli online tersebut anda cari barang kategori yang anda cari dan jangan lupa ubah wilayah dikota mana anda tinggal saat ini, disini anda harus update tiap hari, biasanya ada orang yang menjual barangnya dengan harga murah di bawah standar dengan alasan butuh uang cepat.
  3. Setelah anda dapat produk yang anda inginkan anda langsung telp dan ajak COD (Cash On Delvery) atau dalam istilah kita ketemuan langsung atur janji kita bayar dan bawa selanjutnya anda cek barangnya.
Selanjutnya anda praktek sendiri, silahkan nangkring  disitus jual beli online dan dapatkan barang dengan harga murah... selamat mencoba.


Read more »

27 Mei 2013

Cara Merawat Kamera dan Lensa DSLR

Karena Menyimpan kamera dan lensa saya dilemari biasa akhirnya Lensa kesayangan penuh dengan jamur. inilah kenapa saya menulis posting ini, pasti anda juga tak ingin barang kesayangan anda jadi rusak. Maka dari itulah saya sedikit berbagi tips cara merawat kamera dan lensa DSLR anda.

Merawat kamera DSLR dan Lensa sangat penting karena alasana harga yang lumayan mahal. Terutama untuk lensa, Lensa sangat penting untuk kualitas gambar apabila lensa sering kita bawa motret outdoor maka kemungkinan kemasukan debu sangat besar. Jadi, Apabila anda sering motret outdoor maka bersihkan lah dengan blower. 

 Berikut Tips merawat kamera DLSR dan Lensa anda.
  1. Bersihkanlah Kamera dan lensa anda setiap anda habis memakai untuk motret Outdor, dengan Blower, Tisu Lensa atau Kain lembut dan kuas kembut di setiap bagian lensa
  2. Apabila Anda motret di pantai maka lebih baik anda bersihkan dengan kain lembut yang mengandung air atau kain basah. Karena Undara pantai kemungkinan mengandung garam lebih tinggi lambat laun akan merusak komponen yang ada dikamera. Gunakan juga kain kering , tisu lensa, kuas lembut dan blower.
  3. Apabila anda menyimpan kamera jangan didalam lemari penyimpan biasa, karena kemungkinan akan berjamur akan lebih besar terutama pada lensa. Sebaiknya Gunakan Drybox yang mempunya suhu terjaga. Banyak drybox di jual dibasar, harga relatif murah dari 300ribu sampai jutaan rupiah semua tergantung kemampouan anda

Read more »

19 Mei 2013

Cara Jual Foto Secara online

Berkembangnya dunia fotografi saat ini membuat orang selalu ingin menjadi fotografer sedangkan menjadi fotografer profesional tidak lah gampang. perlu perjalanan yang panjang dan penuh lika-liku untuk mendapatkan gelar fotografer profesional.  Jadi untuk berhayal nanti lah dulu, bikin karya yang menarik dan jalankan hoby secara menyenangkan.

Setelah hunting sana sini bikin stock photo makin menumpuk di harddisc maupun di keping DVD. pertanyaan nya adalah mau di bawa kemasa stock photonya. dijual laku nga yaaaa..?????

Emang sulit untuk jual photo namun dengan kerja keras pasti bisa laku. Berikut adalah situs yang bisa membantu anda untuk jual foto :

1. 123RF
3. Flickr

Sebenarnya masih banyak lagi situs untuk jual beli foto,,,tapi buat anda pelajari dulu ketiga rekomendasi ini secara fokus.

Read more »

21 Januari 2013

Alasan kenapa pengunjung blog kita menurun

Ngeblog merupakan sesuatu yang asik atau hanya untuk menyalurkan waktu luang dengan bercerita dan berbagi informasi atau bisa juga menyalurkan hobi dan bakat anda dengan tulisan. Memang akhir akhir ini pengunjung blog sya susut...kenapa akibatnya..maka dari itu saya ingin memberikan beberapa alasan mengapa pengunjung blog jadi menurun.

Sedikit saran dari saya sih buat anda yang ingin meningkatkan kunjungan blog jangan dengan cara instan, buat posting bermanfaat bagi pembacanya dan dengan tulisan yang asli orisinil atau tulisan sendiri.

Sedikit cerita memang pengnjung blog saya akhir-akhir ini menurun dan berikut alasan nya menurut versi saya Yaitu :

1. Kemungkinan tulisan atau posting yang anda buat hasil copas...saya harapkan hindari hal ini
2. Kemungkinan Posting atau artikel anda kadaluarsa.
3. Informasi anda tidak menarik
4. Artikel anda tidak lagi dicari atau ada pembaruan artikel yang ditulis oleh blog lain.

Jadi Kemungkinan yang paling mungkin diantara empat poin diatas adalah bahwa artikel atau posting anda kadaluarsa atau info yang sudah ketinggalan dan tidak dicari lagi di search engine...



Read more »

3 September 2012

Cara Instal dan Download Canon EOS 7D Firmware v2

Sebelumnya terima kasih banyak pada pengunjung Blog yang menanyakan bagaimana Cara Instal dan Download Canon EOS 7D Firmware v2. Dalam postin kali ini saya tidak memberikan tutorial bergambambar namun sebernarnya caranya sangat mudah, tinggal Download terus Copy Paste ke Memory card Camera terus ikuti langkah instalnya.

Agar lebih mudah mengikutinya silahkan simak video tutorial Cara Instal dan Download Canon EOS 7D Firmware v2 berikut :



Maaf sebelumnya saya hanya bisa meninfokan ini, semoga bisa bermanfaat

Read more »

2 September 2012

Tips Membeli Gadged Agar tidak Tertipu

Tips ini hanya pengalaman sesorang yang membeli Gadged yang tidak mengetahui harga pasar. 

Berawal dari pengen beliin anak Gadged murah. ternyata harganya sangat jauh berbeda dengan harga informasin yang ada di situs resmi toko online indonesia, beda harga sekitar Rp. 600ribu, lumayan kan duit Segini bagi karyawan dengan gajih pas-pasan.

Tips ini sangat mudah jangan sampai tertipu beda harga 50ribu s/d 150ribu dengan harga yang ad di Blog atau situs jual beli online masih wajar tapi kalo beda harga 500ribu s/d 1juta itu sih tertipu namanya. 
Berikut Tips nya :

  1. Kenali Spesifikasi, Kalo anda mengerti kalau tidak lewati ikuti langkah ke 2
  2. Cek Harga Pasar, Caranya dengan jaringan Internet melalui google pencarian klik disini kemudian anda ketikan yang anda cari Contoh : Harga Mito T500. maka akan banyak terlihat blog yang menulis informasi tentang Harga Mito T500
  3. Lihat Beda Harga diinternet dengan Harga di Toko kalo beda harga berkisa antara 50ribi s/d 200ribu itu masih wajar karena sesuai dengan letak kota anda dan biaya pengiriman Supply barang tersebut.
  4. Hindari membeli di Mall karena Mall biasanya jual dengan harga yang mahal, belilah di Dealer resmi yang jualnya. atau temukan Toko langganan yang udah dipercaya jual dengan harga murah.
Sekian Tips nya Moga bisa membantu.

Read more »

21 Agustus 2012

Istilah Singkatan Dalam Fotografi Seperti Lensa dan Kamera

Begitu banyak istilah fotografi sehingga sampai pusing mengingatnya, sehingga kayaknya kita perlu catatan untuk mengenal istilah Fotografi seperti istilah AF, AF-S, AF-D, Auto Winder dan Lain sebagainya.

Berikut adalah istilah dari fotografi yang saya dapat dari situs citrastudio.com. Karena bermula dari kebingungan mencari istilah dari fotografi yang membuat saya mencari sehingga sampai pada web tersebut.

Berikut adalah Istilah Fotografi yang Cukup panjang...silahkan di Copy Paste untuk disimpan.

Fotografi A : Singkatan dari auto, yaitu sebuah sandi untuk pilihan fasilitas otomatis. Artinya, bila selector diputar ke posisi ini, bukaan diafragma akan bekerja secara otomatis setelah pemotret memilih suatu kecepatan (shutter speed) atau sebaliknya.

Fotografi AF : singkatan dari auto focus, yaitu cara kerja kamera tanpa mengharuskan pemotret memutar-mutar sendiri penemu fokus(jarak). Sistem ini bekerja setelah pemotret menekan tombol "on" pada perintah fokus.
Fotografi AL servo AF : saran pilihan autofocus yang digunakan untuk memotret objek2 bergerak. Pilihan yang efektif untuk pemotretan olahraga.
Fotografi Angle of view : Sudut pandang atawa sudut pemotretan. Cara melihat dan mengambil objek yang akan difoto
Fotografi Aperture diafragma : yaitu lubang tempat cahaya masuk kedalam kamera dari lensa keatas film.
Fotografi Aperture priority auto exposure (A) : pencahayaan otomatis prioritas bukaan diafragma. Jika bukaan diafragma disetel terlebih dahaulu, kecepatan rana akan bekerja otomatis.

Fotografi Artificial light : cahaya buatan manusia yang digunakan untuk memotret misalnya lampu kilat, api, dll.
Fotografi Asa : singkatan dari american standar assosiation. Yaitu standar kepekaan film. Pengertiannya sama dengan ISO, hanya saja nama ASA dahulu umumnya dipakai diwilayah amerika. Kecepatannya diukur secara aritmatis.
Fotografi Auto Program Programed Auto (P) : fasilitas otomatis untuk memilih pencahayaan terprogram secara normal dan high speed(kecepatan tinggi), tergantung pada pemakaian panjang-pendek fokus lensa.
Fotografi Auto winder : motor yang berguna untuk memajukan film secara otomatis dan cepat tanpa harus dikokang atawa diengkol terlebih dahulu. Sering digunakan oleh pemotret olahraga atawa yang mengutamakan objek-objek bergerak cepat.
Fotografi Back light : Cahaya dari belakang, yaitu cahaya yang berasal dari belakang objek. Arah cahaya ini berlawanan dengan posisi kamera. Secara umum efek yang dihasilkan dapat menciptakan siluet; objek foto dikelilingi "rim light" atau cahya yang ada disekitar objek. Efek cahaya ini bisa merugikan pemotret sebab bila mengenai lensa akan menimbulkan flare.
Fotografi Bayonet : Sistem dudukan lensa yang hanya memerlukan putaran kurang dari 90 derajat untuk melakukan penggantian lensa.
Fotografi Birds eye view : Sudut pandang dalam pemotretan yang mirip dengan apa yang diliat seekor burung yang sedang terbang.
Fotografi Blitz : Lampu kilat atau flashgun. Alat ini merupakan cahaya buatan yang berfungsi menggantikan peran cahya matahari dalam pemotretan. Untuk menangkap kilatannya diperlukan suatu kecepatan tertentu yang telah disesuaikan (disinkronkan) dengan kamera. Cahaya blitz umumnya bisa ditangkap dengan kecepatan kamera 1/60 detik.
Fotografi Blitzlichtpulver : Cikal bakal lampu kilat. Terbuat dari beberapa campuran bubuk diantaranya magnesium dan potassium chlorade yang dapat memancarkan cahaya bila disulut.
Fotografi Blur : Kekaburan seluruh atau sebagian gambar karena gerakan yang disengaja atau tidak sengaja pada saat pemotretan dan efek besar kecilnya diafragma. Hal ini terjadi misalnya saat melakukan teknik panning atau zooming yang menggunakan kecepatan rendah.
Fotografi Bottom light : Cahaya dari bawah objek, biasa juga disebut ‘base light'. Biasa digunakan sebagai cahaya pengisi dari arah depan. Fungsinya mengurangi kontras cahaya utama.
Fotografi Bounce Flash : Sinar pantul. Pancaran cahaya tidak langsung yang berasal dari sumber cahaya (lampu kilat). Cara paling efektif yang dapat dicoba adalah memantulkan pancaran sinarnya kesudut lain sebelum cahaya itu mengenai objek pemotretan. Teknik pencahayan ini cocok untuk menghasilkan penyinaran lunak.
Fotografi Bracketing : Suatu teknik pengambilan gambar yang sama dengan memberikan kombinasi pencahayaan yang berbeda-beda pada suatu objek (disamping pengukuran pencahayan normal).
Fotografi Built-in diopter : Pengatur dioptri (lensa plus atau minus)yang sudah terpasang pada pembidik kamera. Berguna bagi pemotret berkacamata.
Fotografi Bulb, B(ulb) bohlam : Sarana kecepatan rana yang sangat lambat dikamera yang digunakan untuk memotret objek. Lama membuka rana ditentukan oleh pemotret, yaitu dengan menekan lalu melepas tekanan pada tombol shutter.
Fotografi C : Singkatan dari continuous,yaitu sandi yang terdapat pada kamera. Fungsinya menyatakan penggunaan bidikan gambar secara beruntun dengan kecepatan tertentu (umumnya 3 bingkai per detik).
Fotografi Candid camera : foto atau potret yang dibuat dengan cara sembunyi2 sehingga objek foto tidak menyadarinya. Cara ini biasanya menghasilkan foto yang terkesan wajar atau alami.umumnya tidak ada komunikasi antrara pemotret dan objek foto.keberhasilan foto sangat ditentukan oleh kemahiran pemotret mengungkapkan pesannya.oleh Karen itu pemotret harus ekstra tekun, jeli,teliti dan sabar.
Fotografi CCD : singkatan dari charge couple device,yaitu chip pengganti filmyang digunakan pada kamera digital untuk merekam gambar (citra)
Fotografi Center of focus : pusat perhatian. Sering juga disebut center of interest atau focus of interest. Pusat perhatian membuat pesan dan teknis yang ingin disampaikan pemotret tergambar secara fisik pada foto.
Fotografi Center weight : pengukuran pencahayaan yang tertuju hanya pada 60 persen daerah tengah gambar (bidang) foto.
Fotografi Coating : pemberian suatu lapisan tipis pada permukaan lensa.Funsinya menahan pantulan cahaya dan melindungi lensa dari berbagai bahaya, mjsalnya jamur.
Fotografi Cold tone : warna yang bernada dingin; berwarna biru kelabu dengan nada warna ringan.
Fotografi Color balance : keseimbangan warna.
Fotografi Composition : komposisi, yaitu penempatan atau penyusunan bagian2 sebuah gambar untuk membentuk kesatuan dalam sebuah bidang tertentu sehingga enak dipandang.
Fotografi Continuous light : lampu kilat yang digunakan untuk memotret; cahayanya dapat menyala terus menerus(berulang-ulang).
Fotografi Contrast : kontras. Secara umum kontras diartikan sebagai perbedaan gradasi,kecerahan, atau nada (warna) antara bidang gelap (shadow) dengan bidang terang, atau warna putih yang mencolok sekali pada objek.
Fotografi Cropping : pemadatan/pemotongan gambar dalam foto atau sesuatu yang tercetak dengan membuang bagian2 tertentu yang kurang dikehendaki.
Fotografi Density : densitas atau kepekatan dalam fotografi.istilah ini menyatakn tebal-tipis lapisan perak yang melekat pada film. Semakin pekat suatu warna, semakin gelap dan berat warnanya.
Fotografi Depth : kedalaman, yaitu efek dimensional yang timbul karena ada perbedaan ketajaman.
Fotografi Depth of field : bagian yang tampak tajam (tidak buram) dan jelas,yang berada dalam jangkauan tertentu. Biasanya juga disebut sebagai ruang tajam.
Fotografi Diaphragm : diafragma,yaitu lubang pada lensa kamera tempat cahaya masuk saat melakukan pemotretan. Lubang lensa ini dibentuk dari kepingan2 logam tipis yang berada didalam atau dibelakang lensa. Bisa diciutkan atau dilebarkan.
Fotografi Distortion : distorsi,yaitu penyimpangan bentuk. Pada fotografi biasa terjadi pada pemotrtan dengan lensa sudut lebar.
Fotografi Fill in Flash : Lampu kilat pengisi. Dalam kondisi pemotretan yang tidak memerlukan lampu kilat,
lampu ini tetap dinyalakan untuk menerangi bagian-bagian gelap dari objek, misalnya bayangan pada pemotretan diluar ruangan.
Fotografi Film : Media untuk merekam gambar. Gambar dibuat diatas dasar yang fleksibel dan transparan.
Film terdiri dari lapisan tipis yang mengandung emulsi peka cahaya, diatas dasar yang fleksibel dan transparan. Emulsi sendiri terdiri dari perak halida, yaitu senyawa yang peka cahaya.
Fotografi Film Frame Counter : Penghitung jumlah bingkai film. Pendeteksi berangka yang menunjukkan jumlah film yang sudah terpakai.
Fotografi Film transparency : Slide warna atau color reversal film, yaitu film positif yang biasa digunakan
untuk keperluan iklan, pers, dll. Tujuannya adalah mendapatkan ketajaman dan warna gambar yang baik.
Fotografi Filter : Penyaring dalam bentuk kaca (atau bahan lain yang tembus cahaya) yang mempunyai ketebalan rata; dipasang pada ujung tabung lensa.
Fotografi Fix Lens : Lensa fix, yaitu lensa yang memiliki panjang fokus (titik api) tunggal, sudut pandangnya tetap.
Fotografi Flash : Lampu kilat, yaitu jenis lampu buatan yang mampu menyediakan cahaya yang bisa dikendalikan.
Fotografi Flash exposure compensation : Kompensasi pencahayaan lampu kilat, yaitu cara membuat alternatif pencahayaan lebih atau kurang dengan menggunakan lampu kilat.
Fotografi Focus ring : Titik api atau pertemuan berkas sinar/cahaya melalui lensa setelah berbias atau dipantulkan.
Fotografi FPS : singkatan dari frame persecond, yaitu satuan pengambilan gambar dalam gambar per detik.
Fotografi GN : Singkatan dari guide number, yaitu kekuatan daya pancar cahaya lampu kilat yang merupakan perkalian antara jarak (dalm meter taau feet) dan diafragma.
Fotografi High angle : pandangan tinggi. artinya, pemotret berada pada posisi yang lebih tinggi dari objek foto.
Fotografi High-Key photo : sebutan untuk suatu foto yang didominasi nuansa putih.
Fotografi High light : bagian-bagian yang terang pada sebuah foto karena pantulan sinar.
Fotografi Honeycomb : Perangkat atau alat tambahan berbentuk seperti sarang tawon.
Fotografi Hot shoe : sepatu panas. terdapat pada bagian atas kamera, berfungsi untuk memasang lampu kilat elektronik.
Fotografi Image : gambar yang terbentuk pada film atau pada tirai pengamat.
Fotografi Incident light metering : Pengukuran cahaya jatuh, yaitu mengukur kuat cahaya yang menerangi objek.
Fotografi Infinity : jarak tak terhingga dengan tanda pada skala jarak.
Fotografi Infrared : inframerah, yaitu sinar merah diluar spektrum.
Fotografi ISO : singkatan dari international standart organization, yaitu badan yang berwenang memberikan standar untuk kategori film yang digunakan didunia fotografi.
Fotografi JIS : singkatan dari japan industrial standart, yaitu ukuran kepekaan film, seperti asa digunakan di Jepang.
Fotografi Lens : Lensa, yaitu alat yang terdiri dari beberapa cermin yang mengubah benda menjadi bayangan yang bersifat terbalik, diperkecil, dan nyata.
Fotografi Lens Hood : Tudung lensa yang digunakan untuk menutupi elemen lensa terdepan dari cahaya yang masuk secara frontal. Cahya seperti ini akan menimbulkan efek flare (bintik cahaya putih) pada foto.
Fotografi Light contrast : Kontras cahaya, yaitu tingkat kepekaan cahaya yang dihasilkan oleh suatu sumber cahaya. Hal yang paling mempengaruhi kontras cahaya adalah besar kecilnya sumber cahya.
Fotografi Light meter : Pengukur kekuatan sinar. Biasa dipakai dalam pemotretan untuk menentukan besar diafragma atau kecepatan pada suatu kondisi pencahayaan.
Fotografi Long Shot : Sudut pandang yang lebar yang memberi perhatian lebih pada objek pemotretan dengan cara memisahkannya dari latar belakang yang mungkin mengganggu.
Fotografi Low angle : Pandangan rendah, yaitu sudut pandang dalam pemotretan dengan kedudukan pemotret lebih rendah dari objek pemotretan. Menghasilkan gambar seolah-olah objek lebih tinggi dari aslinya.
Fotografi LT : Long time Exposure, sama dengan pencahayaan panjang misalnya 2 detik atau lebih.
Fotografi Macro : Makro. Pengertian makro dalam fotografi adalah saran untuk pemotretan jarak dekat. Fotografi makro akan menghasilkan rekaman objek(pada film) yang sama besar dengan objek aslinya (1:1), atau paling tidak setengah besar objek aslinya (1:2). Namun, lensa zoom yang mempunyai fasilitas menghasilkan rekaman objek seperempat besar benda aslinya (1:4) juga sudah bisa dikatakan makro.
Macro Lens : Lensa makro, yaitu lensa yang digunakan untuk memotret objek berukuran kecil atau pemotretan jarak dekat (mendekatkan objek). Umumnya dipakai untuk keperluan reproduksi karena dapat memberikan kualitas prima dan minim distorsi.
Fotografi Magnification : Pembesaran. Diukur dari gambar film dengan perbandingan ukuran asli objek.
Fotografi Main light : Sinar utama dalam pemotretan yang biasanya berasal dari depan objek. Biasanya digunakan untuk memunculkan bentuk atau wajah objek.
Fotografi Medium format camera : Kamera format medium, yaitu jenis kamera SLR yang menggunakan jenis film 120 mm. Dibandingkan dengan kamera format kecil, kamera ini mempunyai keunggulan dalam pembesaran cetakan.
Fotografi Medium shoot : Pandangan yang lebih mengarah kepada suatu tema pokok dengan latar belakang yang agak dihindari. Bisa digunakan untuk pemotretan berobjek orang, kira2 sebatas pinggul keatas.
Fotografi Metering : Pola pengukuran cahaya yang biasanya terbagi dalam 3 kategori : center weight, evaluative/matrix dan spot
Fotografi Metering center weight : Pola pengukuran cahaya menggunakan 60 persen daerah tengah gambar
Fotografi Metering matrix : Pola pengukuran cahaya berdasarkan segmen-segmen dan persentase tertentu
Fotografi Metering spot : Pola pengukuran cahaya yang menggunakan satu titik tertentu yang terpusat.
Fotografi MF : singkatan dari manual focus, yaitu cara penajaman atau pemfokusan yang dilakukan secara manual.
Fotografi Microphotography : Fotografi yang menggunakan film berukuran kecil, dengan bantuan mikroskop.
Fotografi Monopod : sandaran atau penyangga kamera berkaki satu. Berfungsi membantu menahan kegoyangan. Sering pula disebut "unipod"
Fotografi ND Filter : Filter ND, yaitu filter yang berfungsi menurunkan kekuatan sinar sebanyak 2 sampai 8 kali.
Fotografi Nebula Filter : Filter yang menghasilkan gambar dengan efek pancaran sinar radial yang berpelangi.
Fotografi Non-reflex camera : kamera non refleks yang tidak menggunakan cermin putar. Contohnya adalah kamera kompak atau kamera langsung jadi (Polaroid)
Fotografi Normal lens : Lensa berukuran normal berfokus panjang, 50 mm atau 55 mm, untuk film berukuran 35 mm. Sudut pandangnya sama dengan sudut pandang mata manusia.
Fotografi Obscura : Cikal bakal kamera zaman sekarang. Prinsipnya dalam sebuah kamar gelap yang tertutup lubang (pin hole). Jika kamera obscura dihadapkan ke benda yang diterangi cahaya, sebuah gambar proyeksi terbalik dari benda tersebut akan tampak pada dinding yang berhadapan dengan lubang.
Fotografi Optical Sharpness : ketajaman optis, yaitu suatu ketajaman yang dapat dicapai karena lensa berkualitas baik.
Fotografi Optik : berkenaan dengan penglihatan (cahaya, lensa, dsb)
Fotografi Overexposure : kelebihan pencahayaan. Bagian shadow tampak pekat (tanpa detail) sehingga negative tampak hitam total. Bila kepekatan bagian ini melampaui batas, hasil cetak foto akan menjadi abu2; bagian high akan menjadi putih.
Fotografi Overhead lighting : sinar dari atas. Lampu atau penyinaran yang dibuat untuk menyinari objek dari atas.
Fotografi Override : Penyimpangan dari pengaturan otomatis. Tujuannya agar pemotret dapat mengatur kamera secara manual.
Fotografi POLARIZING COLOR FILTER :Filter yang terdiri dari selembar polarisator kelabu dan polarisator warna, terdapat berbagai kombinasi warna sehingga dapat digunakan untuk efek-efek tertentu.
Fotografi POLARIZING CONVERSION FILTER :Filter terdiri dari selembar polarisator dengan filter konversi warna (85B). Biasanya juga digunakan untuk jenis kamera kine, sehingga memungkinkan film tungsten digunakan untuk cerah hari dan mempunyai efek seperti filter polarisasi.
Fotografi POLARIZING FIDER FILTER :Filter yang terdiri dari dua filter PL linier yang digabung menjadi satu. Jumlah filter yang masuk dapat diatur dengan memutar gelang filter.
Fotografi POLARIZING CIRCULAR FILTER :Filter yang dibuat dari lembaran polarisator linier dan keeping quarter wave retardation, dilapi di antara dua gelang filter. Efeknya sama dengan filter polarisasi, biasanya digunakan untuk kamera kine.
Fotografi POLARIZING FILTER :Filter polarisasi, dipakai untuk menghilangkan refleksi dari segala permukaan yang mengkilap. Filter ini terdiri dari dua bagian, bagian yang satu dengan lain dapat diputar-putar untukmendapatkan sudut paling ideal menghilangkan refleksi, menambah saturasi warna dan menembus kabut atmosfer. Juga berguna untuk membirukan langit.
Fotografi POP UP FLASH :Lampu kilat kecil terbuat atau menyatu dengan kamera.
Fotografi RAINBOW FANTASY FILTER :Filter dengan inti bulatan normal dan sisanya berisi prisma. Tiap-tiap berkas sinar akan bertepi pelangi.
Fotografi RANA :Adalah tirai yang menggantikan fungsi penutup manual di bagian depan lensa, besar kecilnya dapat diatur sesuai kebutuhan.
Fotografi RANA CELAH :Rana celah vertical dan horizontal dan terletak pada kamera. Yang vertial menutup secara vertikal dan yang horizontal menutup secara horizontal.
Fotografi RANA PUSAT :Rana yang terletak pada lensa, berdampingan dengan diafragma. Menutupnya dengan cara memusat.
Fotografi RELEASE CABLE :Kabel penghubung dengan shutter sehingga memungkin pemotret menekan shutter dari jarak beberapa meter dari kamera.
Fotografi RELOADABLE TO LAST FRAMER :Fasilitas untuk mengembalikan film yang telah digulung di tengah posisi terakhir yang terpakai.
Fotografi REMBRANDT LIGHTING :Cahaya yang berasal dari jendela atau sering juga disebut window lighting. Cahaya yang datang dari sudut 45 derajat. Pencahayaan tersebut berasal dari nama pelukis Belanda Rembrandt.
Fotografi REMOTE :Alat yang memungkinkan fotografer melakukan penekanan shutter dari jarak jauh dengan penghubung arus tanpa kabel.
Fotografi RESOLUTION :D aya pisah. Suatu sifat lensa yang berdaya urai dengan kemampuan menyajikan detail kehalusan gambar sesudah film dikembangkan (diproses).
Fotografi RETINA :Selaput peka sinar dari mata atau salah satu merek kamera keluaran kamera.
Fotografi RETOUCH :Mengubah, sifatnya memperbaiki atau menambah warna dengan menggunakan tangan atau kuas, atau juga pada masa ini dengan komputer seperti melukis sehingga menghasilkan gambar yang baik dan tanpa cacat seperti sebelumnya.
Fotografi REVERSE ADAPTER :Suatu alat penyambung yang digunakan untuk memotret saat menggunakan lensa kamera yang dibalik sehingga elemen belakang lensa menghadap ke objek. Dengan alat ini menjadikan kita dapat menggunakan lensa biasa untuk membuat pemotretan makro dengan hasil yang cukup baik.
Fotografi SECOND CURTAIN SYNC :Fasilitas untuk menyalakan lampu-kilat sesaat sebelum rana menutup.
Fotografi SELF ADJUSTING :P enyesuaian (diri).
Fotografi SELF TIMER :P enangguh waktu. Sebuah tuas yang digunakan untuk keperluan memperlambat membukanya rana kamera sekalipun tombol pelepas kamera telah ditekan. Biasanya digunakan untuk memotret diri sendiri. Penangguhan waktunya umumnya berkisar 10 detik.
Fotografi SENSE OF DESIGN :P erasaan atas komposisi. Estetika dalam nirmana datar warna.
Fotografi SEPIA TONER :P ewarna coklat/sawo.
Fotografi SEQUENCE :Sekuen. Satu seri dari beberapa jepretan (shot) yang meliputi suatu kejadian yang sama. Setiap jepretan hanya berbeda dalam hitungan detik.
Fotografi SHADE :Teduh, bayangan yang tak berbentuk.
Fotografi SHADOW :Bidang gelap/hitam atau bayangan pada sebuah foto yang berbentuk objek yang membayang.
Fotografi SHAPE :Bidang, suatu bentuk dalam aspek dua dimensi yang terjadi tidak hanya oleh karena adanya kesan garis, baik berupa segi tiga, lingkaran, elips, dll. Namun selain itu bisa juga dibentuk oleh suatu bidang warna karena adanya suatu kesan bentuk tiga dimensi yang mempunyai volume.
Fotografi SHARPNESS :Ketajaman film, yaitu suatu kemampuan film untuk merekam setiap garis dari pandangan yang dipotret dengan ketajaman yang baik. Ketajaman ini ditentukan dengan jumlah garis per milimeter.
Fotografi SIDE LIGHT :Cahaya dari samping, yaitu cahaya yang berasal dari arah samping objek, baik kiri atau kanan dan dapat ditempatkan pada sudut 45 atau 90 derajat. Pencahayaan seperti ini menghasilkan foto dengan efek yang menonjol permukaan atau objek fotonya serta terciptanya kesan tiga dimensional. Umumnya digunakan untuk menampilkan foto-foto yang berkarakter, misalnya foto potret (portrait).
Fotografi SIDE LIGHTING :Sinar dalam pemotretan yang datangnya dari arah samping kanan atau kiri - 90 derajat dihitung dari sudut pandang kamera. Arah datangnya sinar seperti ini akan menghasilkan foto dengan detail dan tekstur dari benda dengan baik. Bayangan yang dihasilkan akan menampakkan bentuk benda dengan lebih menarik dengan separo dari muka terang dan separo lagi gelap.
Fotografi SINGLE LENS REFLECT :Refleks lensa tunggal (RLT), adalah kamera yang memiliki satu lensa untuk membidik yang menggunakan cermin dan prisma. Lensanya berfungsi untuk meneruskan bayangan objek ke pembidik dan meneruskannya ke film. Apa yang terlihat pada jendela pengamat sama seperti apa yang terjadi pada film atau fotonya.
Fotografi SINGLE POINT READING :Suatu pembacaan pengukuran dalam pencahayaan yang dilakukan hanya pada satu titik atau bagian tertentu yang terpenting dari sebuah objek foto.
Fotografi SINGLE SERVO AUTOFOCUS (S):Sandi saat Anda membidikkan suatu objek dan tombol rana telah tertekan separo, maka jarak antara kamera dengan objek terkunci hingga tombol dilanjutkan ditekan hingga terekam satu bidikan.
Fotografi SKALA :P erbandingan objek utama dengan objek-objek lain dalam gambar.
Fotografi SLAVE UNIT :Mata listrik yang menyalakan lampu-kilat karena pulsa yang dihasilkan oleh menyalanya lampu-kilat lain.
Fotografi SMALL FORMAT CAMERA :Kamera format kecil yaitu kamera jenis SLR (Single Lens Reflect) yang menggunakan film berukuran 35 mm namun fleksibel dan enak dipegang serta ringan. Karena itu kamera seperti ini yang paling banyak digunakan oleh para fotografer. Jenis maupun ukuran filmnya sangat mudah didapat juga proses filmnya terutama bagi yang menggunakan film jenis negatif. Namun kekurangannya, untuk hasil pencetakan besar, maksimal hanya seukuran majalah.
Fotografi SNAPSHOT :Bidikan spontan, tanpa modelnya diatur terlebih dahulu. Cara ini umumnya digunakan untuk membuat foto human interest, sehingga menghasilkan foto yang apa adanya dan tampak alami tak terkesan dibuat-buat.
Fotografi SNOOT :Suatu alat berbentuk kerucut yang berlubang pada ujungnya dan digunakan untuk memperkecil penyebaran cahaya dari lampu kilat studio. Umumnya menghasilkan cahaya yang tampak membulat bila diproyeksikan pada bidang datar.
Fotografi SNOW CROSS, STAR SIX FILTER : Sebuah kaca bening dengan goresan-goresan yang saling bersilangan yang membentuk bintang-bintang berekor enam dari tiap-tiap titik sinar.
Fotografi SOCKET : Lubang tempat memasukkan kabel sinkron yang menghubungkan lampu kilat dengan penutup.
Fotografi SOFT SCREEN (LENS) : Lensa yang berguna untuk menghindari kontras sehingga hasil gambar terkesan seolah-olah agak kabur dengan sisi-sisi yang tak tampak ketegasan batasnya.
Fotografi SOFT FOCUS LENS : Lensa yang berdaya lukis lembut.
Fotografi SOFT SPOT FILTER : Filter berciri seperti soft screen namun menghasilkan gambar yang berbeda.
Fotografi SOFT TONE FILTER : Filter yang bertujuan untuk membuat gambar pemandangan lunak tanpa menurunkan ketajaman dan mengubah warna, juga tidak mengubah bentuk. Kontras pun menjadi lembut tanpa mengaburkan pandangan.
Fotografi SOLARISASI : Proses pembuatan foto dengan cara memberi penyinaran dua kali pada kertas foto atau film dan memasukkannya ke dalam larutan pengembang. Di tengah-tengah gambar terbentuk dilakukan penyinaran dengan cahaya putih sekali lagi dan meneruskan pengembangannya.
Fotografi SONAR AUTOFOCUS : Sistem otofokus yang bekerja berdasarkan perjalanan bolak-balik suara sonar - dari kamera ke objek kembali ke kamera.
Fotografi SPECIAL EFFECT : Efek khusus dengan menggunakan teknik tertentu.
Fotografi SPECIAL EFFECT FILTER : Filter (penyaring) spesial efek yang pada dasarnya bukan filter karena fungsinya tidak menyaring sesuatu melainkan mengubah pandangan guna mencapai hasil yang menyimpang dari pemotretan biasa.
Fotografi SPECIAL LENS : Lensa spesial yang digunakan secara khusus untuk keperluan khusus. Misalnya fish eye lens (lensa mata ikan - 180 derajat). yang pada dasarnya bukan filter karena fungsinya tidak menyaring sesuatu melainkan mengubah pandangan guna mencapai hasil yang menyimpang dari pemotretan biasa.
Fotografi SPECIAL PURPOSE LENS : Lensa tujuan khusus yang didesain dan diciptakan untuk tujuan penghasilan gambar khusus yang biasanya susah dilakukan dengan lensa biasa.
Fotografi SPECIAL FILTER : Sekeping plastik terang berisi ribuan prisma lembut yang mengubah tiap-tiap titik sinar menjadi bintang pelangi dan berkas sinar bertepi pelangi. Sinar yang kuat membentuk bintang dengan berkas-berkas pelangi tebal.
Fotografi SPECTRUM : Berkas sinar yang terlihat oelh mata, terpecahkan oleh pembiasan prisma dalam warna-warni.
Fotografi SPEEDLIGHT : Lampu-kilat yang mempunyai kecepatan menyala tinggi atau cepat.
Fotografi SPEEDO SOLARISASI : Suatu teknik kamar gelap versi lain dari tehnik solarisasi (efek sabattier) pada film ortholith yang akan memberikan suatu efek gerakan yang cepat (speedo).
Fotografi STEREO CAMERA : Kamera berlensa dua yang menghasilkan dua foto sekaligus. Dua foto itu harus diamati dengan alat bantu atau stereo-viewer untuk mendapatkan efek kedalaman seperti saat difoto.
Fotografi STILL LIFE : Berarti lukisan atau pemotretan benda mati. Fotografi yang khusus menempatkan benda-benda kecil buatan manusia sebagai objeknya.
Fotografi STOP : Satuan yang menunjukkan pergeseran nilai bukaan diafragma atau kecepatan rana dari suatu nilai ke nilai yang lain, naik atau turun. Misalnya dari diafragma f:16 ke f:22 atau dari kecepatan 1/125 detik ke 1/250 detik.
Fotografi STOP BATH : Cairan penyetop. Larutan penyetop untuk menghentikan atau menahan seketika pengembang (developer) pada film atau kertas foto. Selain berguna untuk menghentikan proses yang terjadi, stop bath juga berfungsi sebagai larutan fixer yang membuat film dan cetakan foto lebih tahan lama.
Fotografi STRIPPING FILM : Film yang dapat dipisahkan dari dasar seluloidnya.
Fotografi STROBO : Lampu dengan kemampuan menyorot bertubi-tubi dengan selang waktu singkat.
Fotografi SUBTRACTIVE : Sistem penyusunan balans warna dengan mengurangi unsure warna, suatu kebalikan dari additive atau menambahkan.
Fotografi SUPER WIDE LENS : Lensa bersudut super lebar yang biasa digunakan untuk pemotretan arsitektur, interior, eksterior, pemandangan, dll. Misalnya lensa 15 mm, 17 mm.
Fotografi SYNC CORD TERMINAL : Terminal sinkronisasi lampu-kilat; soket untuk memasang kabel tambahan yang dihubungkan dengan lampu-kilat.
Fotografi SYNC SHUTTER SPEED : Kecepatan rana yang sinkron dengan lampu kilat.
Fotografi SYNCRO :Saklar otomatis. Dengan menggunakan saklar ini pada lampu kilat maka bila ada kilatan cahaya lampu kilat lain akan mengakibatkan menyalanya lampu kilat yang terpasang syncro.
Fotografi TABLE-STAND : Kaki tiga (tripod) kecil. Sandaran kamera yang membantu menahan goyang yang dipakai di atas meja.
Fotografi TEXTURE : Tekstur, sifat permukaan atau sifat bahan., merupakan elemen seni visual yang sangat penting karena mampu memberi kesan "rasa" seperti halus, kasar, mengkilat, dll.
Fotografi TELE CONVERTER : Lensa tambahan yang dipasang di antara lensa asli dan tubuh kamera, yang dapat mengubah lensa normal menjadi tele dan lensa tele menjadi tele panjang. Umumnya kelipatannya dua atau tiga kali jarak fokus lensa asal.
Fotografi TELE LENS : Lensa tele yang digunakan untuk memperbesar objek yang akan difoto. Lensa ini dapat digunakan untuk memperoleh ruang tajam yang pendek. Khusus untuk pemotretan potret (portrait) penggunaan lensa seperti ini akan menghasilkan perspektif wajah yang mendekati aslinya. Misalnya: lensa 85 mm, lensa 135 mm, lensa 200 mm, dll.
Fotografi TELEPHOTO LENS : Lensa telefoto, lensa yang mempunyai fokus panjang. Pembuatan bayangan (image) pada lensa telefoto lebih pendek bila dibandingkan dengan lensa lain.
Fotografi TELEPHOTO MEDIUM :Telefoto menengah, jenis lensa telefoto yang mempunyai panjang antara 75 - 135 mm.
Fotografi TEST STRIP : Suatu cara untuk mendapatkan hasil cetakan yang baik (normal) yang dilakukan dengan cara membuat pencahayaan bertingkat pada saat mencetak sebelum mencetak sesungguhnya.
Fotografi TILT HEAD : Kemampuan kepala lampu-kilat untuk dapat diputar. Fungsinya untuk mendapatkan efek pencahayaan yang lembut dengan cara memantulkan terlebih dahulu cahaya yang keluar dari lampu-kilat. Kuatnya cahaya yang jatuh ke objek sangat bergantung pada permukaan pemantul, warna dan jaraknya.
Fotografi TIMER SWITCH : Pengukur waktu yang akan memutuskan aliran listrik pada akhir hitungan yang telah ditentukan.
Fotografi Top Light : Cahaya (dari) atas. Cahaya yang berasal dari atas objek. Biasanya digunakan untuk menerangi bagian atas kepala model yang akan difoto. Arah cahaya juga dapat menampilkan detail benda.
Fotografi Transparan :Tembus pandang ialah permukaan suatu benda yang tidak menghambat pandangan untuk melihat benda di belakangnya. Kaca dan plastik misalnya bersifat tembus pandang.
Fotografi Translusen :Tembus sinar. Namun kita tidak biasa melihat benda yang berada di belakang benda yang translusen tersebut. Misalnya kaca es, kaca buram, kaca susu, plastik suram, dsb.
Transparancy : Transparan, gambar tembus, slide atau film positif.
Fotografi TRIPOD : Kaki-tiga. Suatu alat yang digunakan untuk menyangga kamera yang berbentuk kaki-tiga, yang dapat dipanjangkan dan dipendekkan sesuai keinginan (terbatas). Biasa digunakan untuk membantu mengatasi goyang saat melakukan pemotretan yang menggunakan lensa telefoto, atau yang menggunakan kecepatan rendah sehingga kedudukan kameranya tetap stabil dan pemotretan terhindar dari goyang.
Fotografi Tripod Socket : Tempat (ulir) untuk tripod. Suatu bagian di kamera, biasanya berlubang dengan ulir di dalamnya, yang berguna untuk tempat memasang tripod atau kaki-tiga kamera.
Fotografi TTL : Singkatan dari
Fotografi Through the Lens Metering. : Sistem pengukuran cahaya melalui lensa. Biasa juga disebut OTF (Off the Film Metering). Kamera harus terisi film untuk mendapatkan pengukuran yang akurat. Atau dengan cara lain yaitu menggantikannya dengan kertas buram yang diletakkan pada jendela lintas film yang harus menutupi seluruh jendela tersebut. Jika tidak maka akan mendapatkan kalkulasi pengukuran yang salah karena sensor di dalam kamera akan membaca pelat hitam penekan film.
Fotografi Tungsten Film : Film yang khusus diperuntukkan bagi pemotretan yang dilakukan dengan cahaya buatan dengan lampu biasa atau photo-flood, namun juga tetap dapat dipakai untuk pemotretan di bawah cahaya alami.
Fotografi Twin Lens Reflex : Refleks Lensa Kembar. Kamera yang mempunyai dua lensa. Satu lensa berfungsi untuk menangkap objek yang dipantulkan oleh cermin melalui jendela pembidik, satu lensa berfungsi untuk menangkap objek untuk diteruskan ke film. Menggunakan jenis kamera seperti ini harus ekstra hati-hati karena sering terjadi kesalahan yang disebut paralaks pada pemotretan jarak dekat.
Fotografi VARIO FOCAL LENS : Lensa zoom. Lensa yang mempunyai panjang focus yang dapat diubah-ubah atau dapat bergeser. Misalnya: lensa 20-35 mm, lensa 35-70 mm, lensa 80-200 mm, dsb.
Fotografi VARIO LENS : Lensa vario atau sering disebut sebagai lensa zoom. Yaitu sebuah lensa yang memiliki jangkauan panjang focus yang bervariasi atau dapat diubah-ubah. Dengan demikian memudahkan pemotret memilih berbagai ruang pandang hanya dengan menarik-ulur lensa atau memutarnya.
Fotografi VERTICAL GRIP : Alat pelepas rana untuk pengambilan gambar secara vertikal tanpa harus memutar tangan.
Fotografi VIEW CAMERA : Kamera yang menggunakan film format besar dan digunakan untuk keperluan pemotretan yang memerlukan detail tajam pada pencetakan hasil foto yang besar-besar umumnya digunakan di dalam studio untuk pemotretan still life karena dapat menyempurnakan perspektif serta menambah ruang tajam. Detail gambar dapat ditampilkan secara sempurna.
Fotografi VIEW FINDER : Jendela bidik. Bagian dari kamera yang berfungsi sebagai tempat mata melihat bayangan benda yang akan diabadikan.
Fotografi WAIST LEVEL FINDER : Pembidik sebatas pinggang.
Fotografi WARM TONE : Bernada warna hangat. Suatu warna yang terasakan tidak terlampau menyilaukan mata, atau berwarna ke arah cokelat gelap ke arah hitam pekat.
Fotografi WATT / SECOND (W/S) : Satuan daya pada lampu kilat studio yang dibedakan dengan lampu kilat portable yang menggunakan GN. Tidak ada rumusan relevansi antara W/S dan GN, tapi 100 W/S hampir sebanding dengan GN = 30.
Fotografi WIDE ANGLE LENS : Lensa sudut lebar, misalnya lensa 20 mm atau 24 mm. Jenis lensa dengan tubuh pendek yang biasa digunakan untuk memotret sebuah panorama luas atau untuk pemotretan sejumlah besar orang. Lensa ini menampakkan gambar yang lebih kecil.
Fotografi WIDE SHOT : Pemotretan dengan sudut pandang lebar. Biasanya merupakan satu jepretan panjang diawal suatu sekuen. Tujuannya untuk mengarahkan penonton pada adegan berikutnya pada gambar hidup (movie).
Fotografi WIRELESS TTL : Sistem pengukuran lewat lensa tanpa melalui kabel.
Fotografi WORM EYE : Pandangan cacing. Berarti memotret dari sudut pandang permukaan tanah. Hasilnya adalah rekaman foto dengan kesan tinggi yang ekstrim, hasil gambarnya pun unik karena sudut pandang seperti itu.
Fotografi ZONE SYSTEM : Suatu cara untuk menghasilkan foto dengan tingkat kontras yang dimulai dari nada hitam pekat hingga nada warna putih sekali.
Fotografi ZOOM LENS : Lensa zoom. Jenis lensa yang memiliki elemen yang mampu bergerak hingga membuat panjang fokal bervariasi. Panjang focus dapat diganti-ganti dengan memendekkan atau mengulur tabung lensa.
Fotografi ZOOM-BLUR : Kekaburan gambar yang disebabkan oleh gerakan zoom pada waktu melepas rana kamera.
Fotografi ZOOMING RING :Gelang batas rentang vario pada lensa zoom.
Akhirnya terselesaikan juga kamus ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat, artikel berikutnya dari serial teknik dasar fotografi digital adalah mengenal lebih jauh tentang blitz / flash light

Read more »

12 Agustus 2012

Mengenali Kategori Web Toko Online Penipu

Setelah Beberapa waktu yang lalu saya sempat menulis tentang Hati-Hati Penipuan Belanja Online Kamera DSLR dan sekarang saya menemukan lagi kejanggalan tentang Web toko online Indonesia yang bakalan menipu pembelinya, klik disini untuk mengetahui web nya. dan juga baca artikel pendek ini Sebagai bukti kecil.

Kali ini saya hanya ingin share aja sesuai pengalaman dan pengetahuan yang lumayan atau sedikit tentang Toko Online yang kelihatan penipu. Memang di dunia Internet sangat rentan penipuan dan sekarang kita hanya perlu pengetahuan sedikit bagaimana memilih Toko Online yang dapat dipercaya dan yang tidak dapat dipercaya ato penipu.

Berawal dari teman yang bertanya  tentang salah satu web online yang memberi diskon yang lumayan wow yaitu sekitar 40%. Rencana sih dia bermaksut membeli Barang tersebut, tapi setelah saya cek web tersebut agak terasa janggal web toko online yang menjual barang yang lumayan mahal terutama Kamera DSLR, Laptop berbagai Merek mempunyai tampilan yang sangat Biasa, terutama pada bagian slide Banner, di bagian ini mempunyai desain yang asala terlihat ukuran tidak pas sehingga banner agak terlihat kabur dan kurang meyakinkan saya bahwa ini web online yang terpercaya.

Tidak sampai disitu saya cek Harga Kamera dan Lensa Jenis Canon ternyata web ini memberi Diskon yang lumayan yaitu rata-rata 40% , dan saya bandingkan dengan Web toko online terpercaya seperti Mitra kamera dan jpckemang bahkan sampai web amazon ternyata harga jauh dibawah standar, ini membuat keyakinan saya semakin bertambah bahwa Web ini bakalan menipu.

Tidak sampai disitu juga saya uji lagi web ini di google (klik disini untuk cek) dan saya ketikan kata kunci domain nya dan ternyata banyak yang tulis bahwa web ini penipu. dan akhirnya saya simpulkan bahwa web ini penipu dan saya beritahukan kepada teman yang mulanya ingin membeli barang di web ini untuk jangan membeli barang di web ini.

Sekian dulu share dari saya mudahan ini bermanfaat.....

Read more »

20 Mei 2012

Cara Mudah Membersihkan Sensor Kamera DSLR yg Kemasukan Debu


Cara Mudah Membersihkan Sensor Kamre DSLR yg Kemasukan Debu atau Kotoran. Kemarin saya baru saja Menulis Artikel tentang Cara aman mengganti Lensa Kamera DSLR. dan sekarang saya ingin membagi tips cara membersihkan Kamera DSLR anda yang kemasukan kotoran debu akibat dari mengganti lensa yang tidak hati hati.

Berikut adalah  Cara Mudah Membersihkan Sensor Kamre DSLR yg Kemasukan Debu :
  1. Cara Yang pertamaadalah persiapkan Peralatan seperti Tripot untuk menopang kamera, Blower atau Penyemprot Udara Kecil seperti pada gambar di atas.
  2. Lepas Lensa dan Setting Kamera Body pada Speed 30" atau (-30/1) atau Speed pada Posisi terendah.
  3. Letakan Body Kamera Pada Tripod dengan posisi Terbalik agar Kotoran jatuh dengan Sendirinya.
  4. Posisi kamera dalam Keadaan Hidup dan mengarah kebawah dan tekan Shutter. Pada saat Posisi Sensor terbuka Semprot bagian sensor dengan Blower atau udara hingga kotoran keluar,,,lakukan hingga berulang kali.
Gampang Bukan,,,sekarang anda bisa praktekan sendiri, ini cara yang saya lakukan dengan kamera saya dan hasilnya lumayan bersih dan sangat membantu. Baca Juga Artikel tentang Cara aman mengganti Lensa Kamera DSLR. Untuk menjaga kamera DSLR kita terhindar dari kotoran atau debu yang mengganggu.

Read more »

Tips Aman Mengganti Lensa Kamera DSLR

Berawal dari lensa saya yang pernah kemasukan debu kotoran jadi saya berfikir,gimana sih cara ganti Lensa Kamera DSLR yang benar dan aman apalagi saat keperluan untuk mengganti lensa waktu motret outdor. 




Berikut adalah beberapa langkah tips aman mengganti lensa kamera DSLR :
  1. Yang pertama adalah siapkan lensa yang akan di ganti dan letakan jangan sampai jauh dari jangkaun
  2. Gantung kamera DSLR anda di leher dan posisikan bagian lensa mengarah kebawah
  3. Longarkan Lensa yang berada di kamera dengan cara menekan tombol yang ada di bagian kanan bawah dan putar kekiri atau mengarah berlawanan dengan jarum jam.
  4. Setelah longgar jangan di lepas dulu  pegang dan tahan dengan tangan kiri anda.
  5. Ambil lensa yang udah anda siapkan dan pegang dengan tangan kanan.
  6. Dalam hitungan detik Lepas Lensa yang ada ditangan kiri yang sudah anda longgarkan anda dan masukan lensa yang ada ditangan kiri anda dan kunci.
Mudahkan, dan ingat setiap anda mengganti lensa selalu perhatikan cara ini dan selalu hati-hati dengan kamera DSLR kitadan jaga selalu karena harganya lumayan mahal. Sekian dulu tips dari saya,,,Salam Jepret.

Read more »

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...